Jakarta, IMNUSANTARA.com – Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026). Aksi tersebut akan mengangkat sejumlah isu terkait kondisi ekonomi nasional dan kebijakan pemerintah.
Rencana demonstrasi merupakan hasil konsolidasi yang berlangsung di Universitas Indonesia (UI), Depok, pada Rabu (10/6/2026) malam. Pertemuan itu dihadiri oleh berbagai organisasi mahasiswa dan elemen masyarakat, di antaranya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas se-UI, BEM IPB, Universitas Gunadarma, Politeknik Negeri Jakarta, UIN Jakarta, UPN Veteran Jakarta, Universitas Pancasila, Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), serta Front Mahasiswa Nasional (FMN).
Ketua Umum Pimpinan Pusat FMN, Sympati Dimas Rafi'i, mengatakan para peserta aksi akan berkumpul sebelum pelaksanaan salat Jumat, kemudian bergerak menuju Bundaran HI untuk menyampaikan aspirasi. "Besok kumpul sebelum Jumatan. Rencananya salat Jumat di HI sebelum aksi dimulai," ujar Dimas kepada wartawan, Kamis (11/6/2026), seperti dikutip dari Liputan6.
Menurut Dimas, aksi tersebut dilatarbelakangi oleh penilaian mahasiswa terhadap kondisi ekonomi nasional yang dinilai masih menghadapi berbagai persoalan. Ia menilai kekayaan sumber daya alam Indonesia belum sepenuhnya mampu menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat. "Indonesia adalah negara yang kaya, namun rakyatnya belum sejahtera. Indonesia negara besar, tapi masih banyak rakyat yang belum terbebas dari rasa lapar," katanya.
Kritik terhadap Sejumlah Kebijakan
Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga berencana menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai belum berpihak pada kepentingan masyarakat. Mereka menyoroti meningkatnya beban ekonomi yang dirasakan sebagian warga serta menilai pemerintah belum cukup responsif terhadap berbagai aspirasi publik.
Selain itu, peserta aksi menyampaikan kekhawatiran mengenai ruang kebebasan berpendapat yang dinilai perlu terus dijaga dalam kehidupan demokrasi.
Lima Tuntutan Mahasiswa
Adapun lima tuntutan yang akan disampaikan dalam demonstrasi tersebut meliputi:1. Menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).3. Menghentikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.4. Mengakhiri praktik militerisme di ranah sipil.5. Mendesak Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah atas berbagai persoalan yang dinilai terjadi saat ini.
Aksi di Bundaran HI diperkirakan akan diikuti ribuan peserta dari berbagai kampus dan organisasi masyarakat yang telah mengikuti rangkaian konsolidasi dalam beberapa hari terakhir.
Melalui demonstrasi tersebut, para mahasiswa berharap aspirasi yang mereka sampaikan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang dinilai lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Dimas menutup dengan seruan, "Hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia! Hidup perempuan yang melawan."
https://imnusantara.com/berita/baca/2026/06/11/mahasiswa-jabodetabek-siap-turun-ke-jalan-soroti-krisis-ekonomi-dan-bawa-lima-tuntutan-untuk-pemerintah