Jakarta, IMNUSANTARA.com – Polda Metro Jaya mengamankan 101 orang beserta uang tunai sebesar Rp 10,9 juta yang diduga akan digunakan untuk memicu kerusuhan dalam peringatan May Day 2026 di Jakarta pada Jumat (1/5/2026). Saat ini, kepolisian tengah mengejar pihak yang diduga menjadi dalang di balik upaya provokasi tersebut.Uang puluhan juta rupiah itu disita dari seorang koordinator lapangan yang berhasil diamankan petugas. Mengutip dari Detikcom, polisi menduga adanya aliran dana terorganisir yang digunakan untuk membiayai aksi massa dengan tujuan menciptakan gangguan keamanan di ibu kota."Ini adalah sejumlah uang yang berhasil kami amankan dari tangan salah satu koordinator di lapangan, yang berdasarkan informasi yang bersangkutan kepada kami bahwa uang tersebut akan digunakan atau diberikan kepada mereka yang ikut hadir bersama-sama dengan kelompoknya," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5/2026) malam.Saat ini, penyelidikan difokuskan pada penelusuran identitas pemberi dana serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyebaran provokasi. Aparat tengah mendalami berbagai informasi terkait rencana gangguan keamanan tersebut."Jadi tim penegakan hukum kami di Polda Metro Jaya saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap sumber-sumber informasi provokatif maupun sumber pendanaan bagi kegiatan mereka," kata Iman.Sebanyak 101 orang yang diamankan kini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk dimintai keterangan. Selain uang tunai, petugas juga menemukan sejumlah barang berbahaya seperti bom molotov, senjata tajam, ketapel, serta dokumen yang berisi rencana menciptakan kekacauan."Sejumlah 101 orang sedang memberikan informasi kepada kami, dan kami sampaikan setelah selesai penyampaian informasi tersebut mereka akan segera kembali ke rumahnya masing-masing," lanjut Iman.Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para terduga pelaku diketahui memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk memprovokasi massa. Tujuan mereka diduga untuk menyusup ke dalam kelompok buruh dan memicu konflik internal antarserikat."Dalam pembicaraan sesama mereka, terungkap beberapa fakta di antaranya mereka merencanakan akan mengadu domba antar elemen serikat buruh dengan melakukan penyusupan pada saat kegiatan sedang berlangsung," tutur Iman.
https://imnusantara.com/berita/baca/2026/05/02/polda-metro-jaya-dalami-sumber-dana-dugaan-kerusuhan-may-day-2026