Jakarta, IMNUSANTARA.com - Dewan Perwakilan Rakyat, melalui Komisi VI kaget ketika mengetahui pengadaan mobil pikap asal India untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Komisi VI DPR pun berencana memanggil PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) untuk mengklarifikasi kebijakan tersebut.Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron mengungkapkan, saat rapat kerja (raker) dengan PT Agrinas beberapa waktu lalu, disebutkan tak ada anggaran pengadaan mobil impor tersebut. Dikuti dari investor.idMenurut Herman, PT Agrinas hanya memaparkan rencana melengkapi sarana transportasi tanpa detail yang jelas."Agrinas Pangan Nusantara pernah mempresentasikan, pernah rapat dengar pendapat dengan kami terkait dengan alokasi anggaran masing-masing desa sebesar Rp3 miliar," kata Herman kepada wartawan di Komplek DPR/MPR pada Kamis (26/2/2026).DPR, kata Herman mengaku kaget saat mendengar kabar PT Agrinas bakal mengimpor 105 ribu unit mobil pikap asal India dengan anggaran mencapai Rp24,66 triliun.Menurutnya, angka tersebut tergolong besar. Seharusnya, kata Herman, PT Agrinas berkomunikasi dengan Komisi VI DPR."Ini anggaran besar sekali, semestinya dibahas dulu di DPR dan untuk memenuhi asas transparansi dan akuntabilitas keuangan negara, semestinya juga ini terbuka kepada publik," katanya.Herman menyebut bahwa Komisi VI DPR bakal memanggil PT Anggrinas guna mengklarifikasi pengadaan mobil pikap asal India tersebut. "Kalau sudah menjadi isu publik, Komisi VI ya wajib untuk memanggilnya dan meminta keterangan, minta penjelasan apa yang terjadi," katanya
https://imnusantara.com/berita/baca/2026/03/02/dpr-kaget-perihal-impor-mobil-dari-india