Jakarta — Media asing The Guardian menyoroti kondisi Ibu Kota Nusantara (IKN) pasca masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan menyebut proyek tersebut terancam menjadi “kota hantu”. Dalam laporannya, The Guardian menggambarkan penurunan alokasi APBN untuk IKN, melambatnya progres konstruksi, serta minimnya jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditempatkan, hanya sekitar 2.000 orang dari target jutaan pendatang hingga tahun 2030.Menanggapi pemberitaan tersebut, Juru Bicara Otorita IKN (OIKN) Troy Pantouw menegaskan bahwa informasi yang disampaikan media asing itu tidak benar.“Tidak benar yang disampaikan wartawan itu,” ujar Troy pada Jumat (31/10/2025).Troy menjelaskan bahwa selama satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo, pembangunan IKN tetap berjalan signifikan. Salah satu buktinya adalah penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam melanjutkan pembangunan IKN sebagai simbol kemajuan dan pemerataan di Indonesia.Selain itu, Presiden juga menetapkan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025, yang menjadi panduan arah pembangunan nasional termasuk percepatan pembangunan IKN. Regulasi yang ditetapkan pada 30 Juni 2025 di Jakarta itu menargetkan Nusantara menjadi Ibu Kota Politik Indonesia pada tahun 2028, dengan dukungan pemindahan ASN dan pembangunan infrastruktur memadai.[*** wakil-wali-kota-bandung-erwin-diperiksa-kejaksaan-terkait-dugaan-korupsi ***]Lebih lanjut, Presiden Prabowo telah menyetujui anggaran kelanjutan pembangunan IKN untuk periode 2025–2029 sebesar Rp 48,8 triliun. Pembangunan ini tidak hanya mengandalkan APBN, tetapi juga didukung investasi dari berbagai pihak baik dalam negeri maupun luar negeri.Troy menyebut, hingga kini OIKN telah menerima komitmen investasi sebesar Rp 225,02 triliun, yang terdiri dari Rp 66,3 triliun investasi swasta murni dan Rp 158,72 triliun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, multi-utility tunnel, serta pembangunan hunian di kawasan IKN.Selain aspek ekonomi dan infrastruktur, bidang pendidikan di IKN juga terus dikembangkan. Salah satunya melalui program kolaborasi antara guru dan penutur asli bahasa Inggris (native speaker) asal Inggris di SDN 006 Sepaku. Program ini menjadi langkah awal membangun budaya literasi bahasa Inggris di sekolah-sekolah sekitar IKN, guna mendukung visi Nusantara sebagai “Kota Dunia untuk Semua”.IKN juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional, di mana 10 persen wilayahnya dialokasikan untuk produksi pangan. Selama setahun terakhir, Otorita IKN telah mendampingi 67 kelompok tani dan kelompok wanita tani dalam pengembangan pertanian berkelanjutan, urban farming, dan hilirisasi komoditas seperti jamur serta madu. Pada 10 Oktober 2025, kegiatan penanaman serentak 1.010 bibit di DAS Sanggai berhasil memecahkan rekor MURI.[*** prabowo-dan-kapolri-saksikan-pemusnahan-21484-ton-narkoba-di-lapangan-bhayangkara ***]Dalam bidang kesehatan, OIKN juga secara rutin mengadakan layanan cek kesehatan gratis di Klinik Kantor Otorita IKN, yang telah melayani lebih dari 877 peserta hingga saat ini.Troy menegaskan bahwa pembangunan IKN masih berjalan dengan baik dan jauh dari bayangan “kota hantu”.“(Prospek IKN cerah berarti ya?) Insya Allah. Tidak ada keraguan sama sekali. Jangan mudah percaya media asing,” tegasnya.Sementara itu, The Guardian dalam laporannya juga menyoroti keputusan Presiden Prabowo menjadikan IKN sebagai Ibu Kota Politik serta kondisi ekonomi masyarakat sekitar IKN. Beberapa pelaku usaha lokal mengaku mengalami penurunan omzet dibandingkan masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.“Usaha kecil yang berkembang pesat berkat masuknya pekerja mengatakan penjualan tahun ini telah runtuh, sementara para pegiat lingkungan telah memperingatkan potensi bencana ekologi di hamparan hutan hujan yang menjadi rumah bagi spesies langka dan terancam punah,” tulis The Guardian seperti dikutip pada Jumat (31/10/2025).
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/10/31/otorita-ikn-bantah-isu-kota-hantu-yang-disorot-media-asing