Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pengelolaan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia harus mengikuti aturan hukum yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan Bahlil dalam acara HIPMI-Danantara Business Forum 2025 di Jakarta pada Senin (19/10/2025), menanggapi keluhan terkait kekosongan BBM di sejumlah SPBU swasta.“Menyangkut BBM, ada yang bilang, pak yang ini habis pak, yang ini habis pak. Lho, ini impor, ini negara hukum, ada aturan, bukan negara tanpa tuan. Pasal 33 UUD 1945 menyatakan bahwa cabang-cabang produksi yang menyangkut hidup orang banyak dikuasai oleh negara,” kata Bahlil.[*** bem-ui-gelar-aksi-di-patung-kuda-peringati-satu-tahun-pemerintahan-prabowo-gibran ***]Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 Kementerian ESDM telah meningkatkan kuota impor BBM untuk SPBU swasta sebesar 110 persen dibanding tahun 2024. Namun, kuota tersebut telah habis pada pertengahan Agustus 2025.Bahlil menegaskan bahwa semua pihak harus memahami bahwa kebijakan impor BBM tidak bisa dijalankan secara semena-mena. “Jadi, jangan menganggap negara itu nggak ada aturannya. Kalau ada yang merasa berusaha di negara ini nggak ada aturannya, monggo cari negara lain, karena negara ini kita bekerja, semua warga negara Indonesia harus patuh pada aturan main di negara Republik Indonesia, apalagi yang lain,” ujarnya.[*** presiden-prabowo-saksikan-penyerahan-uang-pengganti-kerugian-negara-kasus-korupsi-ekspor-cpo-senilai-rp13-triliun ***]Dalam kesempatan itu, Bahlil juga mengingatkan para kader Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) agar tidak terlibat menjadi perantara atau pelobi dalam urusan impor dan distribusi BBM. Ia menegaskan bahwa pemerintah sudah memberikan kuota impor kepada pihak SPBU swasta secara resmi.“Jadi kuota impor kita kasih, bukan nggak kasih. Ada juga mungkin kader HIPMI yang jadi perantara, lobi, main barang itu. Tum begini tum, begini tum. Udahlah kelakuan begini sudah pernah aku lakukan. Jangan kalian pakai untuk diri saya. Ini aku kasih tau betul. Udahlah untuk bangsa ini jangan kita main-main,” kata Bahlil menutup pernyataannya.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/10/20/bahlil-lahadalia-tegaskan-pengelolaan-impor-bbm-harus-sesuai-aturan-negara-hukum