Jakarta, Im Nusantara – Lurah Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Muhammad Fadli, menjadi korban tindakan dorongan oleh seorang warga hingga terjatuh ke parit saat melakukan pembongkaran polisi tidur yang dikeluhkan masyarakat. Insiden tersebut terjadi pada Senin (13/10) pagi dan terekam kamera warga hingga viral di media sosial.Dalam rekaman video, Fadli yang mengenakan seragam dinas terlihat membongkar polisi tidur yang terbuat dari ban bekas dan dipaku di Jalan Madupuro. Aksi itu memancing protes dari seorang warga bernama Adi, yang diketahui sebagai pembuat polisi tidur tersebut. Perdebatan antara keduanya kemudian berujung pada aksi saling tarik polisi tidur hingga Fadli terdorong dan jatuh ke dalam parit berisi air serta lumpur hitam.[*** patrick-kluivert-dan-tim-pelatih-timnas-indonesia-pulang-ke-belanda-usai-gagal-di-kualifikasi-piala-dunia-2026 ***]Usai kejadian, Fadli terlihat keluar dari parit dengan pakaian kotor dan basah. Ia kemudian meminta agar Adi dibawa ke kantor kelurahan untuk dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya.Camat Medan Timur, Noor Alfi Pane, menjelaskan bahwa polisi tidur tersebut memang dibuat oleh Adi menggunakan ban bekas yang dipaku di tengah jalan depan rumahnya. "Warga pelaku ini kan membuat polisi tidur dari ban bekas itu, jadi dipakukannya di jalan itu depan rumahnya," ujar Noor Alfi Pane saat dihubungi detikSumut.Ia menambahkan, keberadaan polisi tidur tersebut sebelumnya telah banyak dikeluhkan oleh warga karena menyebabkan ban kendaraan bocor akibat paku-paku yang menonjol. “Banyak paku yang timbul menyebabkan pengendara mobil, kereta (sepeda motor), banyak yang bocor, melapor ke kantor lurah dan kita juga di kecamatan menerima laporan dari warga,” jelasnya.[*** dua-pemuda-di-tanah-abang-ditangkap-polisi-usai-curi-laptop-dari-motor-di-area-parkir-senayan ***]Menurut Noor Alfi, tindakan Adi bukan kali pertama. Sebelumnya, warga juga melaporkan perilaku serupa seperti menaruh pot bunga di jalan hingga membuang sampah sembarangan. “Ini bukan hal yang pertama kali dilakukan pelaku tersebut,” tambahnya.Saat ini, Fadli dikabarkan mengalami pembengkakan pada tangannya dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara. Ia berencana melaporkan insiden tersebut ke pihak berwajib, sementara Adi telah diamankan oleh Polsek Medan Timur. “Pak Lurah bengkak tangannya saat ini di Rumah Sakit Bhayangkara dan mau buat laporan, pelaku tadi sudah dibawa Polsek Medan Timur,” pungkas Noor Alfi.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/10/14/lurah-di-medan-didorong-warga-hingga-jatuh-ke-parit-saat-bongkar-polisi-tidur