Im Nusantara – Kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah kerabat mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md ikut menjadi korban. Dua anak dari keponakan Mahfud bahkan sempat dirawat di rumah sakit usai menyantap makanan dari program MBG beberapa hari lalu.“Lalu satu kelas itu delapan orang langsung muntah-muntah,” ujarnya melalui podcast di akun YouTube pribadinya, dikutip Rabu (1/10).[*** bgn-bentuk-lembaga-independen-untuk-sertifikasi-keamanan-pangan-program-mbg ***]Mahfud menjelaskan bahwa kasus keracunan akibat MBG kini mendapat perhatian publik secara nasional karena jumlahnya terus bertambah setiap hari. Ia mengakui korban memang terlihat kecil dibandingkan dengan total penerima manfaat program, namun hal itu tetap harus dipandang serius.“Keselamatan anak-anak sebagai penerima MBG harus menjadi perhatian serius dan jangan dipandang sebagai angka semata. Karena itu menyangkut nyawa, menyangkut kesehatan. Jadi bukan persoalan angka,” tegas Mahfud.[*** hunian-pekerja-konstruksi-ikn-terbakar-api-melahap-tower-di-kalimantan-timur ***]Ia menekankan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak boleh meremehkan peristiwa keracunan MBG yang terjadi di sejumlah daerah. Menurutnya, pemerintah dan pihak terkait harus segera melakukan evaluasi serta perbaikan agar kasus serupa tidak kembali terulang.“Ini harus diteliti lagi apa masalahnya,” kata Mahfud seraya menegaskan bahwa MBG sejatinya merupakan program mulia dengan tujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/10/02/kerabat-mahfud-md-jadi-korban-keracunan-program-makan-bergizi-gratis-tegaskan-jangan-sepelekan-masalah-nyawa