Jakarta — Suasana berbeda tampak di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42. Ketiadaan Menpora menjadi sorotan utama setelah Dito Ariotedjo terkena reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto. Sejak resmi dicopot dari jabatannya, kehadiran tinggi-lembaga dari Kemenpora meredup. Aktivitas yang biasanya penuh persiapan dan kegembiraan di Hari Olahraga terlihat jauh lebih lengang. [*** kompaknya-wapres-gibran-dan-titiek-soeharto-panen-lobster-di-batam-kepala-bapissus-juga-ikut ***]Wakil Menpora, Taufik Hidayat, ditunjuk sebagai pengganti tugas Dito dalam acara Haornas. Namun demikian, keputusan reshuffle membawa dampak psikologis dan administratif yang nyata di dalam jajaran Kemenpora, terlihat dari banyaknya agenda yang dibatalkan dan ketidakhadiran pejabat kunci yang biasanya tampil mendampingi acara tersebut. "Atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus menerus oleh Presiden, maka pada sore ini sekaligus Presiden putuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," kata Mensesneg RI, Prasetyo Hadi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (8/9).[*** ruu-perampasan-aset-diusulkan-masuk-prolegnas-prioritas-tahun-2025 ***]Kementerian yang mengalami reshuffle, termasuk Kemenpora, adalah satu dari lima kementerian yang mengalami perubahan pejabat dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto. Reshuffle kali ini tidak hanya mengubah susunan pejabat, tetapi juga seakan meninggalkan kekosongan simbolik dalam momentum yang seharusnya meriah. Hari Olahraga Nasional, yang kerap dijadikan momen kebersamaan antar elemen olahraga dan pemerintah, mendapati bahwa tanpa kehadiran figur pemimpin olahraga, atmosfernya terasa kurang komplit.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/09/11/haornas-tanpa-menpora-dan-kantor-kemenpora-sepi-pasca-reshuffle