Jakarta, Im Nusantara – Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah (KZM) hadir memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.Pantauan di lokasi, Selasa (9/8/2025), Khalid tiba di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.04 WIB dengan mengenakan kemeja dan celana hitam."Iya, ini pengulangan karena kemarin kami ada jadwal," ujar Khalid kepada awak media.[*** sri-mulyani-hadiri-sertijab-dan-disambut-ratusan-pns-kemenkeu ***]Kehadiran Khalid berkaitan dengan posisinya sebagai direktur sekaligus pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa keterangannya sangat dibutuhkan untuk memperjelas perkara."Saksi sebagai pemilik travel ibadah haji, artinya sebagai saksi fakta, sehingga tentu dibutuhkan keterangannya untuk mengungkap dan membuat terang perkara ini," kata Budi.Sebelumnya, Khalid dijadwalkan hadir pada Selasa (2/9), namun ia tidak memenuhi panggilan tersebut. "Tidak hadir," ujar Budi saat dikonfirmasi pada hari itu.KPK menegaskan bahwa Khalid juga pernah dimintai keterangan ketika perkara ini masih di tahap penyelidikan. Pemeriksaan difokuskan pada perannya sebagai salah satu pemilik agen travel haji.[*** pasutri-di-balik-grup-wa-ajak-massa-geruduk-rumah-sahroni ***]Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 kini sudah masuk tahap penyidikan, meski belum ada tersangka yang diumumkan. Namun, KPK telah mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri, yakni eks Menteri Agama Yaqut, eks Stafsus Menteri Agama Ishfah Abidal Aziz, dan pemilik Maktour Fuad Hasan Masyhur. Pencegahan ini dilakukan karena keberadaan ketiganya dinilai penting dalam proses penyidikan.Selain itu, KPK juga melakukan penyitaan sejumlah aset terkait kasus ini, di antaranya uang senilai USD 1,6 juta, satu unit mobil, serta rumah bernilai miliaran rupiah.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/09/09/ustaz-khalid-basalamah-hadiri-pemeriksaan-kpk-sebagai-saksi-kasus-dugaan-korupsi-kuota-haji-2024