Makassar, 29 Agustus 2025 — Seorang pengemudi ojek online bernama Rusmadiansyah (26) tewas setelah dikeroyok sekelompok orang misterius di sekitar Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, pada Jumat malam. Korban diduga disangka intel karena kedapatan memotret dan merekam suasana kerusuhan dekat kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI).Kepala BPBD Makassar, M. Fadli Tahar, menegaskan bahwa Rusmadiansyah bukan bagian dari massa aksi maupun kelompok perusuh.[*** sembilan-organisasi-pemuda-lintas-iman-sampaikan-pernyataan-sikap-atas-situasi-nasional-pada-minggu- ***]“Korban hanya warga biasa yang kebetulan mengambil dokumentasi di lokasi. Ia bukan demonstran, apalagi intel,” kata Fadli.Awalnya keluarga sempat mendapat kabar bahwa Rusmadiansyah mengalami kecelakaan dan dirawat di RS Kemenkes kawasan CPI. Namun kemudian terungkap bahwa ia mengalami luka serius akibat pengeroyokan dan akhirnya meninggal dunia.[*** presiden-sampaikan-keterangan-pers-usai-rapat-dengan-pimpinan-lembaga-negara- ***]Kerusuhan di Makassar sendiri juga menelan korban jiwa lain, yakni tiga orang yang terjebak dalam kebakaran Gedung DPRD. Dengan demikian, total ada empat korban meninggal dunia dalam tragedi di Makassar.Peristiwa ini terjadi di tengah gelombang protes nasional yang merebak usai insiden tewasnya driver ojol di Jakarta. Situasi memanas dan berujung pada aksi kekerasan, yang salah satunya menelan nyawa Rusmadiansyah, seorang pengemudi ojol yang tak terlibat langsung dalam aksi demonstrasi.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/09/01/pengemudi-ojol-di-makassar-tewas-dikeroyok-dituduh-intel-saat-demo-ricuh