JAKARTA – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) mengiringi perjalanan terakhir rekan mereka, Affan Kurniawan (21), yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis Brimob saat kericuhan unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI pada Kamis (28/8/2025).Sejak pagi, suasana duka menyelimuti rumah kediaman almarhum di Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat. Prosesi pemakaman berlangsung penuh haru hingga jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak.[*** kapolri-peluk-dan-minta-maaf-ke-keluarga-ojol ***]Sekitar pukul 09.30 WIB, mobil jenazah yang membawa Affan bergerak meninggalkan rumah duka. Ratusan pengemudi ojol yang telah memenuhi kawasan tersebut langsung membentuk iring-iringan panjang, mengawal perjalanan sahabat mereka menuju peristirahatan terakhir.Pemakaman berjalan sederhana namun penuh kesedihan. Sejumlah pengemudi ojol yang ikut mengantar tampak tidak kuasa menahan air mata ketika liang lahat ditutup tanah. Kehadiran mereka menjadi simbol solidaritas atas musibah yang menimpa Affan.[*** bem-si-bakal-demo-indonesia-cemas-pada-awal-september ***]“Dia bukan hanya teman, tapi saudara bagi kami semua,” ujar salah satu pengemudi yang turut mengantar jenazah.Sejak malam sebelumnya, rumah duka Affan tidak pernah sepi. Rekan-rekannya datang silih berganti untuk melayat, mendoakan, serta menyampaikan belasungkawa. Kehadiran massa dalam jumlah besar pada prosesi pemakaman memperlihatkan eratnya ikatan kebersamaan komunitas ojol.Affan Kurniawan dikenang sebagai sosok pekerja keras dan sederhana. Kepergiannya tidak hanya menjadi kehilangan mendalam bagi keluarga, tetapi juga meninggalkan luka di hati sesama pengemudi ojol. Tragedi ini menyisakan duka sekaligus pertanyaan besar dari publik yang menuntut keadilan.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/08/29/ratusan-pengemudi-ojol-iringi-pemakaman-affan-kurniawan-yang-tewas-terlindas-rantis-brimob