Memahami karakter Gen Z tidak hanya berhenti pada kebiasaan belanja mereka, melainkan juga pada kebutuhan untuk berkreasi dan mengekspresikan diri. MR.D.I.Y., peritel kebutuhan rumah tangga terbesar di Indonesia, menangkap hal tersebut dengan menempatkan diri sebagai sumber inspirasi sekaligus solusi bagi generasi muda yang gemar membuat proyek kreatif.Ria Sutrisno selaku Head of Marketing MR.D.I.Y. Indonesia menegaskan bahwa strategi perusahaan menekankan relevansi dan kemudahan akses bagi Gen Z.“Kami memposisikan MR.D.I.Y. sebagai sumber inspirasi dan solusi, bukan sekadar toko. Dengan lebih dari 18.000 SKU pada 10 kategori, termasuk perlengkapan seni dan kerajinan, Gen Z bisa menemukan ide sekaligus perlengkapan untuk mewujudkan proyek kreatif mereka,” ujar Ria dalam wawancara tertulis bersama Marketeers.Upaya ini diperkuat melalui kolaborasi dengan komunitas seni, seperti Jakarta Doodle Fest 2024, seniman lokal Wulang Sunu, serta penyelenggaraan Indonesia Art Competition 2025 yang ditujukan bagi publik dan pelajar. Langkah ini tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga membuka ruang pengalaman kreatif secara nyata.[*** prediksi-2026-kai-alami-kritis-keuangan-benarkah-proyek-woosh-jadi-biang-kerok ***]Seiring pertumbuhan jumlah toko, konsistensi brand experience menjadi perhatian utama. Menurut Ria, Gen Z sangat sensitif terhadap visual dan pengalaman yang mereka rasakan. Karena itu, MR.D.I.Y. memastikan keseragaman pesan, tonalitas, serta kehadiran merek di seluruh touchpoint, baik melalui kampanye maupun kolaborasi dengan komunitas.“Di mana pun pelanggan kami berada, mereka akan merasakan pengalaman yang sama dan kami pun mampu menjalankan komitmen kami dalam menghadirkan ribuan produk berkualitas dengan harga yang terjangkau,” kata Ria.Selain itu, MR.D.I.Y. juga aktif mengaktivasi komunitas kreatif melalui konten User Generated Content (UGC), workshop, serta kolaborasi dengan kreator muda. Pendekatan ini menciptakan ruang bagi Gen Z untuk bebas berekspresi sekaligus memperkuat loyalitas mereka terhadap merek.“Kami percaya interaksi dengan kalangan Gen Z dimulai dengan menyediakan ruang bagi mereka untuk bebas berekspresi,” tambah Ria.Dalam kategori low involvement seperti perlengkapan rumah tangga dan DIY, loyalitas Gen Z dibangun dengan mengedepankan relevansi, konsistensi, serta nilai tambah. MR.D.I.Y. secara konsisten menghadirkan ide baru, pengalaman unik, serta produk dengan kualitas terjaga namun harga tetap terjangkau, sehingga Gen Z semakin mudah untuk berkreasi.[*** korban-keracunan-makanan-bergizi-gratis-di-sragen-bertambah-jadi-365-orang ***]“Ketika kami bisa mendapatkan kepercayaan pelanggan kami untuk menjadi solusi kebutuhan mereka yang terjangkau, maka kami akan dapat menjadi tempat pilihan mereka, lagi dan lagi,” tegas Ria.Melalui strategi komunikasi yang inovatif dan dekat dengan anak muda, MR.D.I.Y. berhasil meraih penghargaan Marketeers Youth Choice Award 2025 pada kategori Home & Craft Supplies. Penghargaan ini menjadi bukti tingginya kepercayaan Gen Z terhadap merek tersebut.Ke depannya, MR.D.I.Y. akan terus menjaga engagement dengan Gen Z melalui kolaborasi berkelanjutan bersama kreator dan komunitas inspiratif.“Kami ingin terus menginspirasi, menjadi tempat di mana mimpi dan harapan mereka dapat menjadi kenyataan. MR.D.I.Y. bukan hanya toko, tetapi partner solusi kreativitas dan kebutuhan keseharian mereka,” tutur Ria.Melalui langkah tersebut, MR.D.I.Y. membuktikan bahwa strategi pemasaran untuk Gen Z bukan semata tentang produk, melainkan juga tentang pengalaman, relevansi, dan inspirasi. Dengan menggabungkan kemudahan belanja, konsistensi brand, serta kolaborasi kreatif, perusahaan berhasil menempatkan diri sebagai destinasi pilihan Gen Z untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-hari.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/08/25/mrdiy-bangun-kedekatan-dengan-gen-z-melalui-kreativitas-dan-konsistensi-pengalaman-brand