SUKABUMI – Peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang bocah bernama Raya meninggal dunia dengan kondisi tubuh dipenuhi cacing gelang. Pihak keluarga awalnya mengira Raya hanya menderita tuberkulosis (TB)."Saya yang bawa berobat, kata dokter (kena) TB," ujar Sarah (25), bibi Raya, saat dikutip dari detikJateng pada Rabu (20/8/2025).Namun, kenyataan pahit baru diketahui setelah bocah malang itu meninggal. Menurut Sarah, keponakannya memang sering bermain di tanah dan terlihat kotor dalam keseharian."Nggak tau, jadi begitu sampai di sini dikabari bahwa banyak cacing dan segala macamnya. Baru tahunya pas udah meninggal. Nggak tahu bisa seperti itu," ungkap Sarah dengan suara bergetar.Ia menambahkan bahwa Raya sehari-hari memang akrab dengan lingkungan kotor. "Dari pola hidup suka main di tanah si anak, di dapur suka cumang cemong, emang iya sehari-harinya begitu," katanya lirih. Sarah juga mengungkap bahwa sang keponakan tidak memiliki BPJS maupun identitas administrasi kependudukan.Tak Pernah Dibawa ke Puskesmas atau Rumah SakitIbu kandung Raya, Endah (30), tampak duduk dengan tatapan kosong ketika ditemui awak media. Dalam video yang beredar, disebutkan Endah mengalami gangguan mental, begitu pula dengan suaminya, Udin. Meski demikian, Endah berusaha menjawab setiap pertanyaan dengan suara lirih.Endah mengaku tidak pernah membawa putrinya berobat ke rumah sakit maupun puskesmas. "Kalau sakit, saya obatin pakai cara tradisional saja," katanya.Ia juga menceritakan bagaimana Raya akhirnya dibawa oleh relawan Rumah Teduh menggunakan ambulans. "Informasi dari orang sana, katanya anaknya sakit. (Relawan) datang ke sini dan (Raya) langsung dibawa sama ambulans, dirawat di rumah sakit. Sebelumnya nggak pernah ngecek ke puskesmas," jelasnya.Tentang penyebab kematian, Endah mengaku baru mengetahui setelah mendapat kabar dari relawan. "Iya ada cacing, katanya ada yang ukuran sekilo, berarti udah besar dalam perut. Nggak tahu dari makanan atau dari mana itu cacingnya," ungkap Endah.Respons Aparat SetempatPlt Camat Kabandungan, Budi Andriana, juga memberikan keterangan terkait kasus yang menyita perhatian publik ini. Ia membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayahnya, tepatnya Kampung Padangenyang, Desa Cianaga."Tadi mungkin sudah disampaikan oleh kepala desa, dari pembina desa, dari puskesmas. Sebetulnya itu terkait pola asuh, memang terkait pola asuh bukan kewenangan kami, karena terkait dengan keluarga. Mungkin tadi ketika ada kasus seperti itu, kami pun awalnya tidak tahu, alhamdulillah dengan koordinasi sebetulnya sudah berjalan," kata Budi.Budi menambahkan, sejak kecil Raya memang sudah diketahui berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan kondisi sosial yang sulit.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/08/20/bocah-di-sukabumi-meninggal-dengan-tubuh-dipenuhi-cacing-gelang