PATI, Jawa Tengah – Ribuan hingga puluhan ribu warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu memadati kawasan Alun-Alun dan pendopo Kabupaten Pati pada Rabu pagi (13/8/2025), mendesak Bupati Sudewo mundur dari jabatannya. Massa mulai berkumpul sejak pukul 08.00 WIB, membawa atribut protes seperti keranda mayat dan truk tronton sebagai simbol perlawanan. Koordinator aksi, Husein, menyerukan dari atas truk agar Sudewo segera lengser, seruan yang disambut sorakan antusias peserta aksi.Selain desakan mundur, warga juga memprotes kebijakan yang dianggap kontroversial. Meski Bupati telah mencabut kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) sebesar 250 % dan mengembalikan kebijakan sekolah enam hari, massa menilai langkah tersebut belum cukup. Mereka mengajukan lima tuntutan: Sudewo mundur, kembalikan sekolah enam hari, tolak renovasi Alun-Alun senilai Rp 2 miliar, pertahankan Masjid Alun-Alun yang bernilai historis, serta pertanyakan proyek videotron senilai Rp 1,39 miliar.[*** ribuan-jemaah-padati-masjid-istiqlal-untuk-zikir-kebangsaan-dan-ikrar-bela-negara ***]Pengamanan diperketat dengan pengerahan 2.684 personel gabungan TNI-Polri dari 14 Polres se-Jawa Tengah. Aparat menekankan pendekatan humanis dan melarang penggunaan benda berbahaya demi menjaga aksi tetap kondusif. Rekayasa lalu lintas diberlakukan di sekitar lokasi, sementara tim medis dan pemadam kebakaran disiagakan untuk mengantisipasi keadaan darurat.Menanggapi aksi ini, Bupati Sudewo dalam pernyataan sebelumnya mengatakan telah mengakomodasi sejumlah tuntutan masyarakat dan mempertanyakan.“logikanya, apa lagi yang dituntut?”. Ia juga menepis isu bahwa dirinya akan meninggalkan Pati saat aksi berlangsung, menegaskan akan tetap berada di daerah untuk menjadi inspektur upacara HUT ke-80 RI pada 17 Agustus mendatang."Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Pati maupun pengendara dari luar daerah untuk sementara waktu menghindari ruas jalan di seputaran Alun-alun Pati," kata Riki dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (13/8/2025).[*** tiga-motor-mahasiswa-kkn-unp-raib-digondol-maling-saat-longmarch-di-sukabumi ***]Dia mengatakan pengalihan arus diberlakukan mulai jam 07.00 WIB ini. Pengalihan arus sampai penyampaian aksi oleh massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu selesai."Hingga aksi penyampaian aspirasi selesai dilaksanakan," jelasnya.Aksi besar yang berlangsung tertib ini mencerminkan tingginya ketegangan politik di Pati. Meski beberapa kebijakan telah direvisi, warga tetap menilai perubahan kepemimpinan menjadi langkah mutlak untuk menjawab aspirasi masyarakat.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/08/13/puluhan-ribu-warga-kepung-kantor-bupati-pati-tuntut-sudewo-mundur