Pati, 8 Agustus 2025 — Bupati Pati, Sudewo, memutuskan membatalkan rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Keputusan ini diambil setelah gelombang penolakan meluas di tengah masyarakat, mulai dari aksi protes hingga penyampaian aspirasi oleh berbagai pihak. Menurut Sudewo, pembatalan dilakukan demi menjaga ketenangan dan suasana kondusif yang dibutuhkan untuk kelancaran pembangunan daerah."Untuk menciptakan situasi aman dan kondusif dan dalam rangka memperlancar perekonomian Kabupaten Pati," jelas Sudewo saat konferensi di Pendopo Kabupaten Pati, Jumat (8/8/2025).[*** bella-shofie-didesak-mundur-dari-dprd-buru-suaminya-sampaikan-permintaan-maaf ***]Kebijakan awal menaikkan tarif PBB-P2 didasari pertimbangan bahwa tarif tersebut tidak mengalami penyesuaian selama 14 tahun terakhir. Namun, reaksi keras warga dan potensi terganggunya stabilitas sosial menjadi alasan utama pemerintah daerah untuk meninjau ulang kebijakan tersebut. Bupati menegaskan, masukan dan kondisi riil di lapangan harus menjadi pertimbangan penting sebelum mengambil langkah strategis."Kami menyampaikan bahwa mencermati perkembangan situasi dari kondisi dan mengakomodir aspirasi yang berkembang saya memutuskan kebijakan kenaikan PBB PP sebesar 250 persen saya batalkan," jelas Sudewo.[*** prabowo-resmi-perpanjang-jalur-kereta-cepat-whoosh-hingga-surabaya-jakarta-ke-surabaya-bakal-cuma-3-jam ***]Dengan dibatalkannya kebijakan ini, tarif PBB-P2 Kabupaten Pati akan tetap sama seperti tahun 2024. Pemerintah daerah berkomitmen mencari alternatif solusi fiskal yang lebih adil dan tidak membebani masyarakat. Sudewo berharap, langkah ini dapat meredakan ketegangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah.Meski demikian, Sudewo bertekad untuk konsisten membangun Kabupaten Pati secara maksimal."Jadi ini murni dalam rangka menciptakan kondisi dan juga tidak ada perubahan sikap dari saya tetap tulus ikhlas untuk masyarakat Kabupaten Pati," tutur dia.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/08/08/bupati-pati-batalkan-kenaikan-pbb-p2-250-persen-demi-stabilitas-daerah