Surabaya, 2 Agustus 2025 — Pameran seni rupa kontemporer ARTSUBS 2025 resmi digelar di Balai Pemuda Surabaya dengan mengusung tema “Material Ways”. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan yang menyoroti ragam pendekatan dan eksplorasi material dalam praktik seni rupa masa kini. Lebih dari 120 seniman dari berbagai generasi, baik lokal maupun nasional, turut ambil bagian dalam ajang ini. Mereka menampilkan karya yang tidak hanya mengedepankan bentuk visual, tetapi juga makna dan cara-cara baru dalam memanfaatkan medium artistik.“Dengan tema ini, kami juga ingin menyajikan kekayaan seni rupa kontemporer Indonesia yang tidak lagi dibatasi oleh lukisan dan patung. Karena sejak pertengahan 1970-an makna dan praktik seni rupa di Indonesia mulai meluas dan mencair, serta bersaing dengan kebudayaan populer,” kata Nirwan Dewanto kurator ARTSUBS 2025, Sabtu (2/8/2025).Event Director ARTSUBS, Semi Ikra Negara, menjelaskan bahwa pameran ini menggabungkan dua pendekatan: atmosfer dinamis khas artist fair dan kedalaman konsep khas biennale. Format tersebut dipilih untuk merespons kebutuhan ruang yang lebih lentur dan terbuka bagi seniman dalam bereksperimen. “Kami ingin ARTSUBS menjadi wadah yang progresif bagi praktik seni rupa kontemporer, sekaligus ruang belajar dan apresiasi,” ujarnya.Pemerintah Kota Surabaya memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ARTSUBS 2025. Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar, Fauzie Mustaqiem Yos, menyebutkan bahwa fasilitas pameran dan promosi disediakan sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan ekosistem seni di kota ini. Ia juga menyampaikan bahwa pembukaan pameran direncanakan diresmikan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dengan target pengunjung mencapai 2.000 orang pada hari pertama.Pameran ARTSUBS 2025 dibuka untuk umum mulai tanggal 2 Agustus hingga 7 September 2025, setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB. Balai Pemuda Surabaya disulap menjadi ruang terbuka seni yang menyambut masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, hingga kolektor seni. Kehadiran ARTSUBS tahun ini diharapkan dapat menjadi penghubung antara seniman dan publik, serta memperkuat posisi Surabaya sebagai kota kreatif yang aktif mendukung perkembangan seni dan budaya.“Berkat orang-orang nekat yang percaya bahwa kesenian dan kebudayaan adalah bahasa persatuan, sehingga event ini bisa digelar,” ungkapnya.Sementara itu, sekitar 120 seniman yang berpartisipasi dalam ARTSUBS 2025. Mereka menghadirkan sejumlah media baru seperti, video dan teknologi augmented reality.“Di tengah dunia yang serba-digital, muncul kerinduan terhadap sesuatu yang nyata dan buatan tangan. Sentuhan manusia, tangibility, menjadi penting, karena membawa emosi, ketidaksempurnaan, dan keaslian yang tidak bisa digantikan mesin dan algoritma,” tutup Nirwan.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/08/04/artsubs-2025-tampilkan-material-ways-di-balai-pemuda-surabaya