Im Nusantara, JAKARTA PUSAT – Sebanyak 1.658 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek dikerahkan untuk mengamankan sidang putusan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2025).Sidang pembacaan vonis terhadap Hasto dalam kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 WIB di ruang sidang Prof. Dr. M. Hatta Ali, lantai 1. Ketua Majelis Hakim Rios Rahmanto, SH, MH, memimpin jalannya sidang.Pengamanan ketat dilakukan menyusul adanya aksi demonstrasi dari berbagai kelompok massa dengan pandangan berseberangan. Sebagian kelompok menyatakan dukungan terhadap Hasto dan menuntut pembebasan, sementara yang lain mendesak agar majelis hakim menjatuhkan hukuman maksimal.Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, memastikan seluruh proses pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap profesional.“Petugas tidak dibekali senjata api. Kami minta peserta aksi tetap santun, tidak memprovokasi, tidak melawan petugas, tidak membakar ban, dan tidak merusak fasilitas umum,” ujar Susatyo kepada wartawan.Ia menambahkan bahwa para perwira pengendali (Padal) telah melaksanakan apel sejak pukul 06.00 WIB di sejumlah titik pengamanan. Rencana pengamanan juga sudah disusun melalui Tactical Wall Game (TWG) yang dilakukan sehari sebelum sidang.“Kami juga mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan sekitar PN Jakarta Pusat selama sidang berlangsung, untuk menghindari kemacetan dan potensi kepadatan lalu lintas,” jelasnya.[*** logo-dan-tema-hut-ke-80-ri-resmi-diluncurkan-presiden-prabowo-bersatu-berdaulat-rakyat-sejahtera-indonesia-maju ***]Dari pantauan di lapangan, massa pendukung Hasto datang dari berbagai organisasi seperti DPD REPDEM DKI Jakarta, Kader DPC PDIP Jakarta Pusat dan Timur, Banteng Kota Bekasi, Satgas Cakra Buana, dan Komunitas Cinta Kasih Negeri. Mereka menyuarakan aspirasi agar Hasto dibebaskan dari segala tuntutan.Kelompok lain seperti KARAM Demokrasi (Bara Baja dan Masyarakat Pecinta Keadilan) juga menyuarakan tuntutan serupa.Namun, suara berbeda datang dari massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi, yang menyerukan pentingnya keadilan dan mendesak agar hakim tidak terpengaruh tekanan politik dalam mengambil keputusan.Tak hanya itu, dua kelompok lainnya yakni Koalisi Masyarakat Anti Korupsi dan Koalisi Pemerhati Hukum justru meminta agar Hasto dijatuhi hukuman maksimal atas dugaan pelanggaran hukum yang dilakukannya.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/07/25/ribuan-aparat-amankan-sidang-putusan-hasto-kristiyanto-di-pn-jakpus-massa-pro-kontra-padati-lokasi