Jakarta, 18 Juli 2025 — Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan akan menindak tegas praktik pengoplosan beras yang marak beredar di pasaran dengan harga mencapai Rp15.000 per kilogram. Praktik curang ini dinilai merugikan konsumen sekaligus merusak kepercayaan publik terhadap stabilitas pangan nasional.Zulkifli atau yang akrab disapa Zulhas, menjelaskan bahwa modus yang digunakan adalah mencampur beras kualitas rendah atau medium dengan sedikit beras premium, kemudian dikemas ulang dan dijual sebagai beras premium dengan harga tinggi.“Kalau ada pelaku usaha nakal yang mencoba memanipulasi kualitas dan harga, kami akan tindak. Itu jelas melanggar aturan,” tegas Zulhas dalam keterangan pers usai melakukan sidak di beberapa pasar.Mendag juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam membeli beras dan melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan. Sementara itu, Kementerian Perdagangan bersama Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan dan inspeksi mendadak guna memastikan stabilitas harga dan keamanan pangan tetap terjaga."Kan kita enggak boleh dong membohongi rakyat. Kalau jualan A, ya A, kalau B, ya B. Jangankan menurut hukumnya keras sekali, mencampur, mengurangi timbangan itu berat sekali. Kalau dalam agama itu keras sekali, tuh. Jangan jadi sesuatu yang biasa. Itu melanggar, makanya tindak tegas," papar Zulhas.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/07/20/marak-beras-oplosan-dijual-rp-15000-per-kg-zulhas-tindak-tegas