Pemerintah Negara Bagian Madhya Pradesh, India, memberhentikan sementara delapan insinyur dari Dinas Pekerjaan Umum (PWD) buntut kontroversi pembangunan flyover Aishbagh di Bhopal yang memiliki tikungan ekstrem 90 derajat. Proyek yang menuai kritik publik karena dianggap membahayakan itu menelan dana sekitar 200 juta rupee atau setara Rp3,4 miliar.Para insinyur yang disanksi termasuk dua kepala insinyur, staf teknis, dan satu pensiunan pengawas. Selain itu, dua perusahaan desain proyek juga dimasukkan daftar hitam. Pemerintah menyebut langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab atas kelalaian serius dalam perencanaan infrastruktur.Flyover ini dirancang untuk menghubungkan sejumlah wilayah padat di Bhopal dan diproyeksikan melayani sekitar 300.000 orang. Namun, desainnya telah berubah sebanyak tiga kali sejak 2018 akibat tarik ulur antara PWD, Departemen Perkeretaapian, dan Metro Rail. Masalah utama terletak pada keterbatasan lahan dan jalur rel aktif, yang menyebabkan desain akhir harus mengikuti jalur sempit dan menimbulkan tikungan ekstrem.Pihak berwenang saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh atas kesalahan desain dan konflik antarinstansi. Sementara itu, penyelidikan terhadap kelalaian teknis masih berlangsung dan hasil akhirnya akan menentukan kelanjutan proyek yang sempat menjadi perdebatan nasional.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/07/09/desain-flyover-belok-tajam-di-india-diubah-tiga-kali-delapan-insinyur-kena-sanksi