Pemerintah Kabupaten Bogor tengah menjadi sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai mencuatnya sejumlah dugaan penyimpangan anggaran. Sorotan ini dipicu proyek rehabilitasi Gedung PN Cibinong senilai Rp14,4 miliar dan anggaran sektor pendidikan yang menyentuh Rp3,1 triliun.Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran DPKPP mendatangi kantor KPK pada 19 Juni 2025. Mereka mengklaim kunjungan itu untuk konsultasi soal perencanaan dan pengadaan anggaran tahun 2025, bukan terkait kasus dugaan korupsi proyek tersebut.Namun di sisi lain, Lembaga Center for Budget Analysis (CBA) menilai proyek rehabilitasi PN Cibinong yang dimenangkan oleh CV. Fika Mulya penuh kejanggalan. Perusahaan berstatus usaha kecil itu memenangkan tender nyaris menyentuh ambang batas maksimal Rp15 miliar, yang disebut rawan pelanggaran aturan.Tak hanya proyek fisik, KPK juga menyoroti sektor pendidikan di Kabupaten Bogor. Menurut KPK, dengan besarnya pagu anggaran, diperlukan pengawasan ketat untuk mencegah potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program-program pendidikan.Direktur Korsup Wilayah II KPK, Bahtiar Ujang Purnama, menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik, terutama di daerah dengan pagu besar dan rekam jejak pengawasan yang lemah.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/06/25/kpk-soroti-kabupaten-bogor-karena-maraknya-kasus-dugaan-korupsi