Pada Minggu (22/6), suasana di kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang berada di Jalan Sumber, Solo, Jawa Tengah, tampak semarak dengan deretan karangan bunga warna-warni. “Hari ini kami menerima sekitar 101 karangan bunga ucapan selamat ulang tahun dari berbagai lapisan,” ungkap Kompol Syarif Fitriansyah, ajudan Presiden. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah rangkaian bunga anggrek ungu dan putih dari Presiden RI Prabowo Subianto, yang tiba lebih awal melalui tim protokoler Istana.Momen saling berkirim karangan bunga ini menjadi tradisi hangat antarpemimpin, sekaligus wujud hormat dan kebersamaan di antara elite negara. Selain Prabowo, ucapan selamat juga datang dari Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI, Kapolri, para menteri koordinator, kepala staf TNI–Polri, hingga relawan dan tokoh masyarakat. Deretan nama yang tertera di papan bunga mencerminkan luasnya simpati dan apresiasi atas kepemimpinan Jokowi selama dua periode.Tak hanya bunga, Presiden Jokowi pun menyiapkan jamuan sederhana untuk tamu yang datang. Es teh manis dan serabi khas Solo dihidangkan di ruang tamu utama, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat. “Karena bertepatan dengan akhir pekan dan libur sekolah, suasananya jadi makin ramai,” imbuh Syarif, sambil tersenyum. Fasilitas protokoler pun dikerahkan untuk menyambut kedatangan tamu penting tersebut dengan tertib dan khidmat.Di tengah hingar-bingar karangan bunga, dua pejabat senior lain juga menyempatkan diri berkunjung: Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Keduanya datang secara bergantian, bertemu Jokowi dalam suasana informal yang berlangsung sekitar satu jam. Pembicaraan hangat mengalir, mulai dari evaluasi program pembangunan hingga rencana aktivitas kenegaraan ke depan, sebelum keduanya berpamitan.Kegiatan hari ini bukan sekadar pesta ulang tahun; ia mencerminkan tradisi penghormatan antarpemimpin serta nilai kebersamaan dalam keberagaman. Kiriman karangan bunga dari Prabowo Subianto dan kunjungan tokoh-tokoh negeri menggarisbawahi bahwa, di balik perbedaan institusional, terdapat rasa saling menghargai yang menjadi perekat persatuan bangsa. Semoga kebersamaan semacam ini terus terjaga dalam setiap momen penting bangsa.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/06/23/prabowo-subianto-kirim-karangan-bunga-ucapan-selamat-ultah-ke-jokowi-pratikno-dan-muhadjir-hadir-di-kediamannya