Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan kesiapan mereka untuk menerima Joko Widodo (Jokowi) bergabung sebagai kader, bahkan maju sebagai kandidat Ketua Umum dalam Pemilu Raya partai nanti. Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman, hari Senin, 9 Juni 2025 .Sejak berdirinya pada akhir 2014, PSI dikenal sebagai partai yang mendukung Jokowi. Pendirinya dirancang untuk memperkuat semangat “Jokowisme” dan ide-ide progresif yang diusungnya. Oleh karena itu, hadirnya peluang bagi Jokowi untuk secara resmi menjadi bagian PSI dipandang sebagai bentuk pengakuan atas kesesuaian visi-misi antara keduanya .Menurut Andy Budiman, hingga saat ini tidak ada satu pun kader yang menolak jika Jokowi berminat bergabung. PSI pun memperpanjang pendaftaran calon ketua umum—dari semula 18 Juni menjadi tanggal 23 Juni—sebagai bentuk akomodasi terhadap tokoh-tokoh potensial dari dalam atau luar partai, termasuk mantan presiden tersebut .Langkah tersebut menuai respons beragam. Beberapa pihak, seperti politisi partai NasDem Bestari Barus, menyatakan bahwa mempersilakan Jokowi masuk dalam partai mana pun adalah hal wajar. Sebab, proses politik memang seharusnya melibatkan tokoh-tokoh publik potensial untuk memperkuat partai, dan keputusan akhirnya ada di tangan individu yang bersangkutan .Sementara itu, media berita harian mempertegas pernyataan Andy: “Bagaimanapun PSI adalah rumah Pak Jokowi. Pintu kami terbuka selebar-lebarnya untuk beliau.” Rencana PSI mengundang Jokowi sebagai calon Ketua Umum dipandang oleh sebagian pihak sebagai langkah strategis, namun Jokowi sendiri sejauh ini belum memberikan sinyal tegas selain menyatakan sikap netralnya dan menyebut bahwa ia memilih PSI ketimbang partai lain jika memang bergabung
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/06/19/psi-siapkan-pintu-terbuka-untuk-jokowi-sambut-dengan-hangat