Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya rata-rata waktu screen time masyarakat Indonesia yang kini menembus angka 7,5 jam per hari. Dalam sambutannya pada acara KolaborAKSI menjelang Hari Keluarga Nasional, Pratikno menilai kebiasaan berlama-lama di depan layar—baik gawai maupun komputer—dapat menimbulkan dampak psikologis dan kognitif yang signifikan, terutama dalam membentuk pola pikir masyarakat.Ia menyebutkan bahwa fenomena mindless scrolling, yakni kebiasaan menggulir media sosial secara impulsif, membuat masyarakat terbiasa mengambil keputusan secara cepat dan dangkal. Tanpa disadari, ini mengikis kebiasaan berpikir kritis dan reflektif. Kebiasaan ini juga disebut berbahaya bagi anak-anak yang sejak usia dini sudah terpapar teknologi digital tanpa pendampingan yang memadai.Pratikno juga menyoroti fakta bahwa anak di bawah usia dua tahun pun kini sudah banyak yang terekspos media digital. Ia memperingatkan bahwa minimnya kontrol terhadap konsumsi konten digital di usia dini bisa mengganggu perkembangan sosial-emosional dan kognitif anak. Menurutnya, budaya berpikir panjang yang sebelumnya menjadi karakter masyarakat mulai tergerus karena akses instan terhadap informasi.Sebagai solusi, pemerintah tengah menginisiasi panduan pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang cerdas dan manusiawi. Ia menegaskan pentingnya pijakan moral dan etika dalam penggunaan teknologi agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pemilik nilai dalam ruang digital. Panduan ini diharapkan mampu membentuk perilaku digital yang sehat dan produktif.Pratikno menutup sambutannya dengan seruan untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi. Ia menekankan bahwa bersaing di era digital bukan berarti menolak kemajuan, tetapi menggunakannya dengan bijak. “Kita tidak bisa melawan teknologi tanpa teknologi. Namun, kita juga tidak boleh tunduk tanpa nilai dan arah,” ujarnya. Pemerintah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menata budaya digital yang lebih beretika dan berkelanjutan.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/06/17/screen-time-warga-ri-tembus-75-jam-per-hari-menko-pmk-soroti-dampak-pada-pola-pikir