Dalam peringatan Hari Bumi, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat menyampaikan 17 isu lingkungan krusial yang masih menjadi pekerjaan rumah di wilayah tersebut. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk desakan kepada Dedi Mulyadi, tokoh publik dan politisi asal Jawa Barat, untuk mengambil sikap konkret terhadap berbagai permasalahan ekologis. Melalui instalasi kreatif dan aksi teatrikal, Walhi menyoroti kerusakan lingkungan akibat pertambangan, alih fungsi lahan, serta pencemaran air dan udara. Seruan ini diharapkan dapat menjadi pemantik dialog serius antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kebijakan lainnya untuk menyelamatkan lingkungan hidup di Jawa Barat.Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat bersama Koalisi Gerakan Rakyat Selamatkan Bumi melakukan aksi demonstrasi memperingati Hari Bumi di depan."Kami ingin menyampaikan 17 tuntutan isu yang cukup serius terjadi di Jawa Barat yang harus dijalankan atau yang harus disikapi oleh Kang Dedi Mulyadi sebagai Gubernur," ucap Direktur Eksekutif Walhi Jawa Barat Wahyudin Iwang di sela-sela aksi.Pada kesempatan itu, Iwang juga menyindir Gubernur Dedi Mulyadi untuk tidak sekedar membuat gimik dan pencitraan. Sebab menurutnya, dalam 100 hari pertama menjabat, banyak gebrakan yang dilakukan Dedi Mulyadi dan diharapkan hal itu dilakukan hingga akhir masa jabatannya."Ini menjadi satu momen teguran awal yang kami sampaikan kepada Dedi Mulyadi, jangan mengikuti gubernur-gubernur sebelumnya yang hanya pencitraan, yang hanya gimik dan (mencari) popularitas saja tanpa menyasar penyelesaian masalah yang selama ini diderita oleh rakyat Jawa Barat," tandasnya.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/04/25/walhi-jabar-soroti-17-isu-lingkungan-di-hari-bumi-tantang-dedi-mulyadi-ambil-sikap