Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap pernah mendapat teguran dari Wakil Presiden usai menutup sebuah perusahaan yang diduga terlibat dalam praktik mafia beras. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara wisuda di Universitas Hasanuddin, Makassar, pada Kamis, 10 April 2025.Amran tidak menyebut secara spesifik siapa wakil presiden yang memberikan teguran atau kapan tepatnya hal itu terjadi. Ia hanya menyebut bahwa perusahaan tersebut dimiliki oleh tokoh-tokoh besar nasional.“Kami menutup perusahaan itu, dan ternyata pemiliknya adalah para pemimpin besar negeri ini,” kata Amran, dikutip Sabtu, 19 April 2025.Meski sempat mendapat teguran, Amran tetap bersyukur dan berkomitmen untuk terus menegakkan aturan demi memberantas mafia pangan, meski dihadapkan pada berbagai tekanan.“Kami ditegur, tapi kami tetap jalankan regulasi negara,” ujarnya.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/04/24/wapres-tegur-mentan-setelah-tutup-perusahaan-yang-diduga-terlibat-mafia-beras