Polsek Tegalsari memastikan sedang menindaklanjuti kasus pengeroyokan yang menimpa dua petugas SPBU di Jalan Dinoyo, Surabaya. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (26/1/2025) ini viral di media sosial setelah rekaman CCTV memperlihatkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap para petugas.Kapolsek Tegalsari, Kompol Risky Santoso, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari para korban, Aziz dan Reza, yang menjadi sasaran pemukulan dan pengeroyokan. "Sudah laporan. Korban juga sudah di visum," ungkap Kompol Risky, Senin (27/1/2025).Insiden ini bermula ketika Aziz, salah satu petugas SPBU, menegur seorang pengunjung yang merokok di area SPBU, tepat saat sedang dilakukan pengisian BBM di tandon. Teguran tersebut memicu emosi pengunjung, yang kemudian memukul Aziz. Konflik berlanjut hingga sore hari, saat pelaku kembali ke SPBU bersama sejumlah temannya dan melakukan pengeroyokan terhadap kedua petugas.Akibat kejadian ini, Aziz mengalami luka robek di pelipis kanan dan lebam di kedua matanya, sementara Reza mengalami luka memar di kepala dan dada. Kedua korban telah menjalani visum di RS Bhayangkara Polda Jatim sebagai bagian dari proses penyelidikan.Polisi kini tengah mengidentifikasi para pelaku, termasuk pengunjung yang terekam CCTV dan terlihat memulai aksi kekerasan. "Kami masih mencari identitas para pelaku pengeroyokan," jelas Kompol Risky.Video rekaman CCTV yang viral di media sosial juga membantu polisi dalam upaya penelusuran. Dalam video tersebut, terlihat jelas aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh pelaku bersama beberapa rekannya, serta wajah pelaku utama dan nomor kendaraan yang digunakan.Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang. "Kami akan memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku," tegas Kompol Risky.
https://imnusantara.com/berita/baca/2025/01/28/petugas-spbu-surabaya-dikeroyok-usai-larang-merokok-polisi-kejar-pelaku