Tagline.Id, Jakarta – Sampah dari empat truk dibuang di halaman Kantor DPRD dan Kantor Bupati Sintang, Kalimantan Barat pada Selasa (23/3/24).Aksi “kirim kado sampah” ini merupakan bentuk protes dari warga kepada Pemerintah Daerah terkait permasalahan tumpukan sampah dibeberapa titik yang dianggap tidak ditangani dengan maksimal.Koordinator aksi tersebut mengatakan bahwa sejak 2021 sejumlah tempat pembuangan sampah (TPS) ditutup warga karena tidak diurus pemerintah dan akhirnya sampah jadi menumpuk dimana-mana. “Sekarang sampah menumpuk, pencemaran dan aroma sampah membuat ketidaknyamanan warga” kata Marsianus Koordinator Aksi (23/724). Sampah yang menumpuk juga menyebabkan pencemaran lingkungan dan menimbullkan aroma tidak sedap yang menganggu kenyamanan warga setempat. “Sekarang sampah menumpuk, pencemaran dan aroma sampah membuat ketidaknyamanan warga” lanjut Marsianus.Sampah yang ditumpahkan ke kantor Bupati dan DPRD itu diambil oleh warga dari sekitar kota Sintang, Termasuk di sekitar jalan Lingkar Hutan Wisata. Marianus juga mengungkapkan, penumpukan sampah itu terjadi di sejumlah wilayah diantaranya Jalan Hutan Wisata, Stadion Bening, Pasar Masuka, Pasar Sungai Durian dan Jerora. Sampah dibiarkan menumpuk lama dan tidak pernah diangkut.Pemerintah selama ini dianggap melempar tanggung jawab dengan beralasan jika lokasi TPS kurang, dan armada truk pengangkut terbatas serta jumlah sampah ditempat pembuangan akhir sudah membeludak.Marsianus dan warga Sintang mendesak pemerintah daerah untuk melakukan langkah yang konkret terkait penanganan sampah. Mereka juga mengancam jika permasalahan ini tidak segera ditangani, warga akan mengangkut sampah kerumah Bupati hingga sampai ke kamarnya.“Makanya harus dibuat begini dulu. Ini pun kita tidak yakin, mereka mampu engga tangani sampah ini. Kalopun ini tidak mampu, kita angkut (sampah) kerumah Bupati sampai ke kamar-kamarnya” kata salah satu warga Sintang yang tidak diketahui namanya pada Selasa (23/7/24). -BNO
https://imnusantara.com/berita/baca/2024/10/08/warga-kirim-hadiah-empat-truk-sampah-ke-dprd-sintang-gegara-kesal-soal-penanganan-sampah