Tagline, Jakarta - Taksiran Biaya perbaikan kebocoran atap rumah dinas gubernur DKI mencapai angka Rp 2.9 miliar. Informasi ini tertuang dalam Sistem Informasi Umum Pengadaan Lembaga Kebijalan Pengadaan Barang dan Jasa ( SIRUP LKPP).Dilihat dari situs SIRUP LKPP, proyek 'Pekerjaan Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta' diberi kode RUP 50774494. berada di Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertahanan (Citata) DKI Jakarta.Tertulis di situs tersebut 'Sumber dana APBD 2024 Provinsi Jakarta. Total pagu Rp 22.288.335.510 (Rp 22,2 miliar)'.Tentang angka fantastis dimata awam ini, Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan, pemprov DKI Heru Hermawanto menyebutkan, Pengerjaan nantinya bukan hanyabsebatas restorasi saja tetapi juga mengembalikan fungsi-fungsi rumah dan jabatan gubernur yang perlu difasilitasi Pemprov DKI.Bangunan cagar budaya (rumah dinas) itu semuanya spesifik ya, butuh hal yang memang harganya pasti berbeda. Kalau dari sisi harga saja kan sebenarnya itu rumah memang rata-rata segitu," kata Heru kepada wartawan di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2024).Heru juga menjelaskan yang akan dilaksanakan adalah restorasi bukan renovasi, apalagi yang status Rumah Dinas tersebut termasuk Cagar Budaya. "Inikan masih perencanaan, anggarannya meliputi, perencanaan, pengawasan dan konstruksi, jadi ada tiga itu," tegasnya.Heru juga menerangkan, restorasi ini meliputi interior dan eksterior rumah, termasuk penambahan beberapa bangunan protokoler. Dia mengatakan restorasi ini bukan hanya mengembalikan bangunan seperti semula.Meski demikian angka yang dipersiapakan untuk Restorasi rumah dinas tersebut cukup membuat gerah masyarakat, melalui medsos, warganet merasaha heran biaya perbaikan rumah dinas pemprov DKI mencapai angka yang demikian fantastis, apalagi rumah dinas tersebut tidak termasuk area rawan banjir Jakarta.(TJO)
https://imnusantara.com/berita/baca/2024/10/07/taksiran-tambal-atap-bocor-rumdin-gubernur-dkj-222-m-awam-ini-atap-bocor-apa-atap-rubuh