Tagline.id, Semarang – Seorang pria pemilik kos-kosan di Semarang diamankan oleh pihak kepolisian setelah video dirinya mengonsumsi daging kucing viral di media sosial. Pria berinisial N (63) tersebut mengaku mengonsumsi daging kucing sebagai obat untuk penyakit diabetes yang dideritanya.Menurut informasi, N telah mengonsumsi lebih dari sepuluh ekor kucing setiap tahun sejak 2010 di kos-kosannya yang terletak di RT 01, RW 01, Kelurahan Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dalam video amatir yang diunggah oleh akun @three.in.onee, terlihat N sedang menyantap daging kucing di halaman belakang rumahnya dengan kondisi bertelanjang dada. Saat dipergoki oleh salah satu penghuni kos, N mengaku bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai pengobatan untuk diabetesnya.Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian setempat bersama tim Inafis Polrestabes Semarang segera mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kapolsek Gunungpati, Kompol Agung Raharjo, menjelaskan bahwa kucing yang dimakan oleh N adalah kucing liar yang sering berkeliaran di sekitar kos-kosannya. "Itu kucing liar yang mondar-mandir di sekitar, sering diberi makan oleh penghuni kos, dan kemudian ketahuan dimakan oleh N," jelasnya (7/8/2024).Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyatakan bahwa N telah diamankan oleh Polrestabes Semarang pada Rabu (7/8/2024) dan kasus ini sedang dalam proses penyelidikan. Dalam penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk sisa tulang kucing, peralatan masak, serta senjata yang digunakan untuk membunuh kucing, seperti sabut, palu, dan parut. Selain itu, pemeriksaan kesehatan jiwa terhadap N juga akan dilakukan untuk mengetahui kondisi psikologisnya.Di sisi lain, para dokter dan ahli medis menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung konsumsi daging kucing sebagai obat diabetes. Hingga saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa daging kucing memiliki manfaat untuk pengobatan diabetes. Sebaliknya, daging kucing dianggap tidak layak untuk dikonsumsi manusia karena kucing adalah hewan karnivora yang bisa mengandung berbagai parasit dan bakteri berbahaya.-BNN
https://imnusantara.com/berita/baca/2024/10/07/bikin-heran!-pemilik-kos-di-semarang-konsumsi-daging-kucing-untuk-obati-diabetes-emang-benar