Tagline.id, Jakarta – 27 pelamar kerja diduga menjadi korban penipuan bermodus pencurian data pribadi untuk pinjaman online (pinjol) oleh oknum karyawan toko penjual telepon seluler di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur. Salah satu korban, Muhammad Luthfi (31) mengatakan, puluhan pelamar kerja itu awalnya dijanjikan pekerjaan dengan syarat menyerahkan KTP, foto selfie dan ponsel bersama dengan surat lamaran kepada (R) terlapor yang merupakan karyawan toko ponsel di Wahana Store PCG, Kramat Jati.Kemudian tanpa seizin dan sepengetahuan para korban, tiba-tiba korban menerima tagihan. “Tiba-tiba ada transaksi tagihan pinjaman kredit online, yakni seperti Shopeepay Later, Adakami, Home Kredit, Kredivo, Akulaku dan lainnya. Sedangkan kami para korban tidak pernah mengajukan transaksi tersebut” ujar Luthfi, Senin (8/7/24).Atas kerjadian tersebut, total kerugian 27 korban mencapai Rp1 Miliar lebih yang diduga digunakan R untuk melakukan transaksi pembelian barang. “Kami kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Timur. Kami juga menyerahkan kasus ini kepada kuasa hukum kami,” tambah Luthfi. Sementara itu, kuasa hukum para korban, Muhammad Tafsir Tuasamu mengatakan dirinya bersama dengan delapan orang perwakilan korban penipuan dana penggelapan mendatangi Mapolres Metro Jakarta Timur untuk agenda pemeriksaan saksi korban di penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim). Tafsir menjelaskan modus yang dilakukan pelaku adalah berupa pinjaman daring dengan iming-iming kepada korban dapat pekerjaan di PGC. “Jadi salah satu karyawan di konter ponsel tersebut diduga melakukan perbuatan pidana, sehingga kami melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Timur. Kita punya dasar hukum yang kuat atas laporan ini” ujar Tafsir Kasusu penipuan tersebut, telah dilaporkan oleh Tafsir sejak 5 Juni 2024. “Kami yang sudah laporkan terlapor itu, pada 5 Juni 2024 atas tindak pidana penipuan dan penggelapan. Para korban ini jenis perkara yang sama terkait dengan pinjaman online” tutupnya.-BNO
https://imnusantara.com/berita/baca/2024/10/06/niat-kerja-puluhan-warga-negara-bernasib-naas-dijanjikan-ditipu-diterlantarkan-ktp-dipakai-pinjol